Seni Fotografi dan Genrenya

  1. Landscape

Merupakan hasil karya fotografi dimana objek utamanya adalah pemandangan, khususnya dari alam. Contohnya seperti hutan, danau, lautan, dan lain sebagainya dengan menitikberatkan pada keindahannya.

Biasanya juga menitikberatkan pada makhluk tertentu yang ada dalam alam tersebut. Landscape seringkali disebut sebagai macro fotografi, sebab objeknya berupa segala hal yang besar dan jelas atau hal kecil yang memang dibuat tampak besar.

  • Portrait

Adalah fotografi yang menjadikan manusia sebagai objeknya, khususnya bagian wajah. Ini menitikberatkan pada ekspresi seseorang seperti raut sedih, tertawa, bahagia, menangis, ketakutan dan lainnya, meskipun itu yang tertangkap kamera meliputi seluruh badan dan bahkan tampak pemandangan alam.

Tak heran jika hasil fotografi genre ini umumnya berupa gambar wajah seseorang saja dengan ekspresi tertentu.  Hal itu bisa Anda temui di beberapa media seperti sampul majalah. Semua kalangan maupun usia bisa menjadi objeknya asalkan mampu mengungkapkan ekspresi secara maksimal.

  • Wildlife

Merupakan genre fotografi yang menjadikan binatang sebagai objeknya. Seringkali binatang yang diambil gambarnya berada di habitat aslinya. Misalnya saja buaya yang berada di tepi sungai. Hal itulah yang menjadi ciri khas dari fotografi wildlife, khususnya penampakan alam liar yang terbuka.

Fotografi jenis ini bisa dibilang yang paling menantang mengingat medannya tidak semuanya aman. Sebab, di samping harus terjun ke alam terbuka dan liar, fotografer harus sabar menanti momen yang tepat agar jepretannya menarik dan bagus. Sehingga, tidak banyak yang menggeluti genre ini kecuali mereka pecinta binatang serta tantangan.

  • Journalism

Merupakan fotografi yang sering dihasilkan oleh para jurnalis, dimana umumnya menitikberatkan pada peristiwa tertentu. Aspek yang diambil cukup banyak mulai dari sosial, ekonomi, politik, budaya, hingga bencana alam. Adanya fotografi ini bisa mempertegas dan memperjelas berita yang dibawakan oleh jurnalis.

Contohnya adalah potret seorang berjualan dalam pasar, gambar kemacetan di ibukota, potret rapat kabinet, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan peristiwa yang sedang terjadi. Dalam hal ini tidak begitu mementingkan aspek keindahan, namun lebih pada kejelasan gambar dan kesan nyata apa yang ada dalam potret tersebut.

  • Architectural

Merupakan  fotografi yang menjadikan bangunan sebagai objek gambar baik secara keseluruhan maupun bagian tertentu saja. Tentu saja dengan tetap mengedepankan nilai estetika dalam gambar tersebut. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, seringkali fotografer menggunakan teknik serta perlengkapan khusus.

Semua jenis bangunan bisa menjadi objeknya, namun yang kebanyakan adalah bangunan kuno ataupun modern yang memiliki desain unik. Misalnya saja gereja, masjid kuno, klenteng, rumah, dan lain sebagainya. Adakalanya pula pemotret mengambil bagian tertentu seperti ornamen, pintu, jendela, maupun hiasan lain yang ada dalam bangunan.

  • Food

Tentu saja genre yang satu ini menjadikan makanan sebagai objeknya. Fotografi jenis ini kini berkembang sangat pesat seiring dengan adanya media sosial macam instagram. Berbagai kalangan berlomba-lomba untuk mengabadikan gambar dari berbagai jenis makanan maupun minuman.

Ditambah lagi adanya rumah makan yang menyediakan jenis kuliner anti-mainstream, khususnya dalam hal bentuk ataupun sajiannya. Ada pula kedai kopi yang sudah menjadi bagian dari budaya pop di kalangan milineal yang seringkali menjadi objek fotografi kuliner.

Sebenarnya tidak butuh jenis makanan mewah ataupun unik saja, namun juga kreatifitas fotografer untuk memperoleh hasil jepretan yang menarik. Bahkan kuliner sederhana pun bisa tampak menggiurkan dan indah jika sang pemotret pandai mengatur dan posisi yang tepat.

  • Underwater

Jenis fotografi yang satu ini tak kalah ekstremnya, mengingat seseorang harus menyelam ke dalam laut, sungai, ataupun kolam untuk memperoleh gambar yang unik dan menarik. Underwater fotografi memang menjadikan segala hal yang ada di dalam air sebagai objek pemotretan.

Tentu saja bukan hanya keahlian memotret, namun juga menyelam dalam air, sehingga tidak banyak fotografer yang menggeluti jenis ini. Namun, nyatanya banyak pengguna dari seni ini baik individu, dinas, maupun yang lainnya. Mengingat negeri kita kaya akan lautan, jadi bukan hal langka jika underwater banyak peminatnya.

  • Wedding fotografi

Merupakan jenis fotografi yang khusus mengambil objek seluk beluk pernikahan mulai dari pemotretan pre-wed hingga saat momen pernikahan. Jenis ini paling banyak dicari dan dibutuhkan oleh pengguna jasa. Mengingat hampir setiap bulan ada saja pesta pernikahan.

Seorang fotografer ini juga pandai dalam mengatur setting hingga tata ekspresi layaknya akan melakukan pemotretan model untuk cover majalah. Ditambah pula dengan trend pada setiap pra pernikahan ada pemotretan khusus yang di lakukan di tempat tertentu, umumnya di alam terbuka seperti hutan, taman, dan sebagainya untuk kemudian dimasukkan dalam undangan.

  • Micro Fotografi

Adalah genre fotografi yang juga tergolong ekstrem. Bagaimana tidak? Seorang fotografer harus pandai dalam mengambil tempat, teknik, hingga peralatan khusus untuk memperoleh gambaran objek secara jelas dan maksimal. Sebab, objeknya adalah sesuatu yang berbentuk sangat kecil baik hewan maupun tumbuhan. Contohnya Togel Singapore, serangga, hingga mata binatang tertentu. Seringkali genre ini membutuhkan lensa khusus untuk memperoleh gambar yang lebih jelas, meskipun itu kecil. Sebenarnya tidak hanya benda atau makhluk kecil saja yang bisa menjadi objek utama, namun juga hal besar yang kemudian dibuat tampak lebih kecil. Tentu saja itu membutuhkan keahlian khusus.